Konverter JSON ke XML
Konversikan JSON menjadi XML. Object membentuk element bersarang, array mengulang element sekali per item, dan key yang diawali @ menjadi attribute — menghasilkan dokumen XML yang dapat diprediksi dan well-formed.
Cara kerja konverter JSON ke XML di sini
- Key object membentuk nama element; object bersarang membentuk element bersarang.
- Array mengulang element-nya sekali per item — array tingkat atas dibungkus dalam element <root> dengan child <item> agar hasilnya punya satu root.
- Key yang diawali @ menjadi attribute dan key #text menjadi teks sebuah element, seperti pemetaan XML-ke-JSON di situs ini.
Pertanyaan yang sering diajukan
- Bagaimana array dan attribute ditangani?
- Sebuah array mengulang element-nya untuk setiap item; key seperti "@id" menjadi attribute id="…", dan "#text" menjadi teks di dalam element — kebalikan dari tool XML-ke-JSON di sini.
- Apa yang menjadi root element?
- Jika JSON adalah object tunggal dengan satu key tingkat atas, key itulah yang dipakai sebagai root element; array tingkat atas atau object dengan banyak key dibungkus dalam element <root>, karena XML membutuhkan tepat satu root.
- Apakah JSON saya diunggah ke suatu tempat?
- Tidak. Parsing JSON dan pembuatan XML keduanya sepenuhnya terjadi di browser Anda; tidak ada yang keluar dari perangkat Anda.